Senin, 10 Mei 2021

Malaikatku

 Disebuah kota di daerah ibukota, hiduplah sepasang suami istri yang terlihat cukup bahagia mereka dikenal dengan keluarga Burhan, mereka memiliki tiga orang anak, Ahmad, Rasti dan Fahmi. ketiga anak ini tumbuh dengan sehat dibawah bimbingan tangan dingin sang ibu, ibu Rahma begitulah dia di panggil.

Pak burhan adalah salah satu manager di perusahaan yang bergerak dibidang distribusi kebutuhan pokok. di tangan pak Burhan perusahaan maju pesat. saat ini adalah kejayaannya perusahaan tersebut.

Ahmad dan Rasti terpaut hanya tiga tahun, sedangkan Rasti dan Fahmi terpaut cukup jauh yaitu 9 tahun. saat ini ahmad duduk di kelas III SMP dan Rasti duduk di kelas VI SD, dan Fahmi hari itu genap berumur 3 tahun. ketiga beradik ini saling menutupi satu sama lain, namun jika sudah datang masa dimana ego mereka berjalan makan pertengkaran tidak jarang terjadi. termasuk melibatkan si bungsu fahmi. Tapi selalu ada Ridho yang jadi penengah, siapakah Ridho ini?


 

Suatu hari pak Burhan dan ibu Rahma pergi ke yayasan anak yatim piatu hal ini memang sering mereka lakukan setiap bulannya, tapi untuk hari ini ada hal yang berbeda dari biasanya, sebelum memasuki yayasan yatim piatu itu, pak burhan dan istri di gerbang dicegat anak kecil yang menawarkan jasa semir sepatu kepadanya lembut dengan senyuman, sehingga pak burhan mengambil tawaran itu walau sepatu yang ia kenakan masih jauh dari kata kotor. 

"Siapa namamu nak?" tanya pak Burhan

"Ridho Pak" jawab anak itu singkat,

"kamu tinggal di panti ini juga" pak Burhan bertanya lagi

"Tidak pak, saya tinggal di kampung sebelah, disana ada rumah anak yatim juga pak", ujar Ridho

 Pak burhan terdiam, dia baru mengetahui kalau ada tempat penampungan anak yatim selain  yayasan itu.

"Siapa yang menyuruhmu melakukan ini" lanjut Pak Burhan,

"kemauan saya sendiri pak, lumayan untuk tambahan membayar biaya sekolah pak" jawab Ridho,

"orang tua kamu kemana" lirih Pak Burhan

"keduanya sudah tenang di srugaNYA pak" jawab ridho dengan polos.

"innalillahi wa inna ilaihi rojiun, maafkan bapak" ucap pak burhan

"tak apa-apa pak, semoga mereka tenang disana" ujar ridho lagi.

Itulah percakapan singkat awal pertemuan Ridho dan Pak burhan, sejak kejadian itu setiap kali datang ke yayasan itu pak burhan mencari ridho untuk menyerhakan sepatunya buat disemir, walau dengan kondisi sepatunya masih bersih. sampai pada akhirnya Pak Burhan memutuskan untuk mengadopsi ridho dan membawanya pulang kerumah bersama mereka.

kisah selanjutnya (next upload)......

0 comments:

Posting Komentar